Jl M. Hambal No. 5, Pontianak Kalbar

(0561)733742

DPMD KALBAR

Aug

09

PONTIANAK- Wakil Gubernur Kalbar Drs Christiandy Sanjaya, SE, MM memberikan apresiasi terhadap upaya yang akan dilakukan terkait masalah listrik untuk dalam negeri. Kita berharap, apa yang akan dan sedang dilakukan ini dapat terwujud, karena kita tau masih ada daerah-daerah khususnya di pedalaman Indonesia yang masih belum teralirkan oleh listrik, kata Drs Christiandy Sanjaya, SE, MM, Sabtu (22/7) saat menghadiri acara Forum Bisnis PLN (Persero) Hotel Mulia, Jakarta. Dikatakannya, dari 2109 desa yang ada di Provinsi Kalbar masih ada 729 desa belum terlayani aliran listrik dari PLN, sehingga menyebabkan masyarakat pada desa yang umumnya berada di pedalaman tersebut belum pernah merasakan infrastruktur listrik yang seharusnya disediakan oleh negara di desanya. Ini menyebabkan rasio desa berlistrik di Kalbar baru mencapai 65,43 persen serta rasio elektrifikasi Kalbar baru mencapai 77,76 persen, masih di bawah rata-rata nasional 87 persen, jelasnya. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan apa yang disampaikan dengan adanya proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW), maka bisa membuat pasokan listrik menjadi lebih tinggi serta dapat memenuhi kebutuhan pasokan dalam negeri. Sehingga, Indonesia sudah tak perlu takut untuk kekurangan pasokan listrik. Untuk saat ini, yang terpenting ialah bagaimana membuat tarif listrik dapat terus stabil. Kita masuk periode di mana listrik mulai mendekati makin cukup, bahkan lebih. Ini saatnya kita mulai bicara strategi jangka panjang. Sehingga tarif listrik lebih stabil, kata Wagub Kalbar saat memaparkan sambutan yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Share this with friends